Showing posts with label Jaringan Komputer. Show all posts
Showing posts with label Jaringan Komputer. Show all posts

Thursday, September 29, 2016

Melihat Password Wi-Fi dengan CMD

Hallo kawan Tekno..
Pernahkah kalian terhubung dengan koneksi Wi-Fi milik teman atau orang lain, tapi mereka tidak mau membagi password nya. Jadilah mereka yang memasukkan passwordnya. nah, pada postingan kali ini, saya akan berbagi Tips and Trick untuk mengatasi tindakan dari teman kalian yang ga mau berbagi password Wi-Fi nya...
(INGAT, Tutorial ini hanya bisa dilakukan jika kalian Sedang/Sudah pernah terkoneksi jaringan Wi-Fi tersebut.).

  1. Buka CMD (Tekan tombol berlogo Windows + R dan ketikkan cmd, lalu teken Enter).
  2. Lalu ketikkan perintah "netsh wlan show profile" 
  3. Kemudian akan muncul daftar Jaringan Wi-Fi yang tersimpan di laptop kalian. 
  4. Dan ketikkan lagi perintah "netsh wlan show profile [nama jaringan Wi-Fi] key=clear" (Lihat Gambar) 
  5. Pada bagian "Key Content", itulah password dari Jaringan Wi-Fi tersebut.
Nah itulah cara untuk melihat Password Wi-Fi dengan CMD. seboga bermanfaat...
Dan Jangan lupa bookmark blog ini biar tetep update dan makin tahu.
Terimakasih... 

Jahil Dengan NetCut

Hallo kawan Tekno...
Pada postingan kali ini ssaya tujukan bagi anda jahil... wkwkwkwk.....
Kenapa begitu?? Karena disini saya ingin berbagi cara menggunakan Software NetCut...
NetCut adalah sebuah Software/tools yang bisa kita gunakan untuk memutus akses internet suatu perangkat (Tablet, Laptop, PC, Smartphone, dll) ke sebuah jaringan yang sama dengan yang kita gunakan. Masih bingung?? Mari simak Tutorialnya....




  1. Pertama, silahkan kalian download NetCut disini. Jika sudah punya, lewati step ini.
  2. Install NetCut seperti biasa.
  3. Jalankan NetCut. 
  4. Jika pada tabel sebelah kiri hanya 2 IP yang terdeteksi, klik tombol Scan Net.
  5. Jika telah muncul lebih dari 2 IP, kalian bisa mulai untuk berbuat JAHIL.
  6. Pilih salah satu IP yang mana itu bukan perangkat anda atau pun perangkat gateway (misal. Wi-Fi).
  7. Klik IP tersebut, dan tekan Enter.

Thursday, September 22, 2016

Model OSI


Hallo kawan Tekno. Pada postingang ini mari kita belajar tentang Model OSI. Apa itu??
Model OSI adalah suatu dekripsi abstrak mengenai desain lapisan-lapisan komunikasi dan protokol jaringan komputer yang dikembangkan sebagai bagian dari inisiatif Open Systems Interconnection (OSI). Model ini disebut juga dengan model “Tujuh lapisan OSI” (OSI seven layer model).
Seperti yang dijelaskan, OSI memiliki 7 layer, yaitu: 
  • Physical layer
  • Data link layer
  • Network layer
  • Transport layer
  • Session layer
  • Presentation layer
  • Application layer
Oke, Mari kita pelajari satu persatu...
Application Layer 
  • Sebagai interface user ke lingkungan OSI.
  • User biasa berinteraksi melalui suatu program aplikasi (software)
  • Contoh pelayanan atau protokolnya:
  • e-mail (pop3, smtp)
  • file transfer (ftp)
  • browsing (http)
Presentation Layer
  • Untuk mengemas data dari sisi aplikasi sehingga mudah untuk lapisan sesi mengirimkannya atau sebaliknya,
  • Berfungsi untuk mengatasi perbedaan format data, kompresi, dan enkripsi data
  • Contoh pelayanan atau protokolnya: ASCII, JPEG, MPEG, Quick Time, MPEG, TIFF, PICT, MIDI, dan EBCDIC.
 Session Layer
  • Berfungsi untuk mengontrol komunikasi antar aplikasi, membangun, memelihara dan mengakhiri sesi antar aplikasi. 
  • Contoh pelayanan atau protokolnya: XWINDOWS, SQL, RPC, NETBEUI, Apple Talk Session Protocol (ASP), dan Digital Network Architecture Session Control Program (DNASCP) 
  • Penggunaan lapis sesi akan menyebabkan proses pertukaran data dilakukan secara bertahap tidak sekaligus 
Transport Layer
  • Berfungsi untuk transfer data yang handal, bertanggung jawab atas keutuhan data dalam transmisi data dalam melakukan hubungan pertukaran data antara kedua belah fihak 
  • Paketisasi :
    • panjang paket
    • banyaknya paket,
    • penyusunannya
    • kapan paket-paket tersebut dikirimkan 
Network Layer
  • Untuk meneruskan paket-paket dari satu node ke node yang lain dalam jaringan komputer
  • Fungsi utama :
    • Pengalamatan
    • Memilih jalan (routing)
  • Contoh Protokol
    • IP
     
Data-Link Layer
  • Menyajikan format data untuk lapis fisik / pembentukan frame, 
  • pengendalian kesalahan (Error Control) 
  • Pengendalian arus data (flow control)
Physical Layer
  • Pertukaran data secara fisik terjadi pada lapis fisik, 
  • Deretan bit pembentuk data di ubah menjadi sinyal-sinyal listrik yang akan melewati media transmisi,
  • Diperlukan sinyal yang cocok untuk lewat di media transmisi tertentu.  
  • Dikenal tiga macam media transmisi yaitu :
    • kabel logam,
    • kabel optik dan
    • gelombang radio
     
Konsep dan Kegunaan Layer
Pembagian fungsi & Mengurangi kompleksitas
  • Manusia dapat mempelajari tentang protokol lebih detail
  • Membuat perangkat lebih modular   
  • Mengurangi kompleksitas pada pemrograman sehingga memudahkan produksi

  1. Layer Aplikasi
    Berurusan dengan program komputer yang digunakan oleh user (program yang hanya mengakses jaringan). 
  2. Layer Presentasi
    Bertugas mengurusi format data yang dipahami oleh berbagai macam media
  3. Layer Sesi (Session)
    Bagaimana memulai, mengontrol dan mengakhiri suatu komunikasi
  4. Layer Transport
    • Pemilihan protokol yang mendukung error-recovery atau tidak.
    • Melakukan multiplexing, mengurutkan data
    • Melakukan segmentasi pada layer atasnya
    • Melakukan koneksi end-to-end
    • Mengirimkan segmen dari 1 host ke host yang lain
    • Memastikan reliabilitas data
    • Segmentasi pada layer atasnya
    • Melakukan koneksi end-to-end
    • Mengirim segmen dari satu host ke host yang lain
    • Memastistikan reliabilitas data
  5. Layer Network
    Pengalamatan dan routing (IP)
  6. Layer Datalink
    • Arbitration, pemilihan media fisik
    • Addressing, pengalaman fisik
    • Error Detection, menentukan apakah data telah berhasil terkirim.
    • Identify Data Encapsulation, menentukan pola header pada suatu data.
Interaksi antar layer pada OSI
  • Tiap layer memberikan pelayanan pada layer di atasnya sesuai dengan spesifikasi protokolnya
  • Tiap layer mengirim informasi komunikasi melalui software yang sama antar komputer 

Nah itu dia pembahasan kita kali ini tentang Model OSI. Jangan lupa bookmark blog ini biar tetep update dan makin tahu.
Terimakasih...
  

Topologi Jaringan


Hallo kawan Tekno. Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang topologi jaringan. 
Topologi Jaringan adalah susunan lintasan aliran data di dalam jaringan yang secara fisik menghubungkan simpul yang satu  dengan  simpul lainnya.  
Berikut  ini  adalah beberapa topologi  jaringan  yang ada dan dipakai hingga saat ini, yaitu:
  • Topologi Star
  • Topologi Hierarchical/Tree
  • Topologi Bus
  • Topologi Ring
  • Topologi Daisy Chain (Linear)
  • Topologi Mesh dan Full Connected
Oke, mari kita kupas satu persatu...


Topologi Star
Karakteristik dari topologi ini  adalah node berkomunikasi langsung dengan station lain melalui central node (Hub/Switch), Traffic data mengalir dari node ke central node dan diteruskan ke node tujuan. Jika salah satu segmen kabel terputus, jaringan lain tidak akan terputus.



Keuntungan :
  • Akses ke Station lain cepat.
  • Dapat menerima workstation baru selama port di central node masih tersedia.
  • Hub/Switch bertindak sebagai konsentrator
  • Hub/Switch dapat disusun seri untuk menambah jumlah station yang terkoneksi di jaringan.
  • User dapat lebih banyak dibanding topologi bus maupun ring
Kerugian :
  • Bila traffic data cukup tinggi dan terjadi collision, maka semua komunikasi akan ditunda, dan koneksi akan dilanjutkan dengan cara random, apabila hub/switch mendeteksi tidak ada jalur yang sedang tidak dipergunakan oleh node lain.
Topologi Hierarkis/Tree
Tidak semua stasiun mempunyai kedudukan yang sama. Stasiun yang kedudukannya lebih tinggi menguasai stasiun di bawahnya, sehingga jaringan sangat tergantung ada stasiun yang kedudukannya lebih tinggi dan kedudukan stasiun yang sama, disebut peer topology. 




Topologi Bus
Topologi ini merupakan bentangan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup, dimana disepanjang kabel dipasang node-node.
Signal dalam kabel dilewati satu arah sehingga memungkinkan sebuah collision terjadi.

Keuntungan :
  • Murah, karena tidak memakai banyak media dan kabel yang dipakai  banyak tersedia dipasaran.
  • Setiap komputer dapat saling berhubungan dengan langsung.
Kerugian :
  • Sering terjadi hang/crass talk, yaitu bila lebih dari satu pasang memakai jalur di waktu yang sama , harus bergantian atau ditambah relay.

Topologi Ring
Topologi jaringan yang berupa lingkaran tertutup yang berisi node-node. Signal mengalir dalam dua arah sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision sehingga memungkinkan terjadinya pergerakan data sangat cepat.
Semua komputer saling tersambung membentuk lingkaran. Data yang dikirim diberi address tujuan sehingga dapat menuju komputer yang dituju.
Tiap komputer dapat diberi repeater (transceiver) yang berfungsi sebagai:
  • Listen State
    Tiap bit dikirim dengan mengalami delay waktu
  • Transmit State
    Bila bit berasal dari paket lebih besar dari ring maka repeater dapat mengembalikan ke pengirim. Bila terdapat beberapa paket dalam ring, repeater yang tengah memancarkan, menerima bit dari paket yang tidak dikirimnya harus menampung dan memancarkan kembali.
  • Bypass State
    Berfungsi menghilangkan delay waktu dari stasiun yang tidak aktif.
Keuntungan :
  • Kegagalan koneksi akibat gangguan media dapat diatasi lewat jalur lainyang masih terhubung.
  • Penggunaan sambungan point to point membuat transmission error dapat diperkecil
Kerugian :
  • Data yang dikirim, bila melalui banyak komputer, transfer menjadi lambat.

Topologi Daisy-Chain (linear)
Topologi ini merupakan peralihan dari topologi Bus dan topologi ring, di mana tiap simpul terhubung langsung ke dua simpul lain melalui segmen kabel, tetapi segmen membentuk saluran, bukan lingkaran utuh. Antar komputer seperti terhubung seri.
Keuntungan :
  • Instalasi dan pemeliharaannya murah.
Kerugian :
  • Kurang handal (tidak sesuai dengan kemajuan jaman)

Topologi Mesh dan Full Connected
  • Topologi ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran yang harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1.
  • Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.
  • Disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya. 
  • Topologi ini merupakan teknologi khusus yang tidak dapat dibuat dengan pengkabelan, karena sistem yang rumit. Namun dengan teknologi wireless, topologi ini  sangat memungkinkan untuk diwujudkan


Selesai. Jadi itulah topologi jaringan beserta perngeriannya. Jangan lupa bookmark blog ini biar tetep update dan makin tahu.
Terimakasih...
 

Perbedaan Jaringan Komputer dan Sistem Terdistribusi









http://proprofs-cdn.s3.amazonaws.com/images/QM/user_images/1756726/1053610744.jpg


Hallo kawan Tekno, kali ini kita akan membahas tentang Perbedaan Jaringan Komputer dan Sistem Terdistribusi.
Mari simak tabel berikut:
















Jadi itulah perbedaan antara Jaringan Komputer dan Sistem Terdistribusi.
Jangan lupa bookmark blog ini biar tetep update dan makin tahu.
Terimakasih...